Kutacane_ informasipublik.Co.id 31/05/2026, – Persoalan silaturahmi dengan masyarakat, reses ll Kabupaten Aceh Tenggara kembali menjadi perhatian serius Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA). Anggota DPRA, H.M Hatta Bulkaini Skd menegaskan komitmennya dalam mendampingi dan memperjuangkan setiap masyarakat tetap memahami keadaan situasi yang kita jalani saat ini, M.Hatta berkomitmen profesi atau yang kerap menjadi harapan besar di daerah. Namun, ia juga mengingatkan bahwa seluruh proses administrasi yang tertib sesuai aturan perundang-undangan.
Pernyataan tersebut disampaikan M.Hatta Bulkaini di hadapan masyarakat yang hadir dalam Reses II Tahun Sidang 2026 di Kutacane pada Minggu (31/5/2026). M.H Bulkaini yang selama ini dikenal sebagai anggota DPRA yang vokal dalam isu pendidikan, menegaskan kesiapan lembaga legislatif untuk memperjuangkan hak-hak masyarakat baik menyangkut profesi, hingga hak normatif lain yang menjadi bagian dari kesejahteraan oleh masyarakat. M.H Bulkaini menekankan, langkah advokasi ini harus dijalankan dalam koridor regulasi yang berlaku.
Dijelaskan M.Hatta Bulkaini, harus melalui tahapan administrasi yang rapi dan sesuai dengan ketentuan agar ketika diperjuangkan di tingkat provinsi, semua masyarakat dan dapat dipertanggungjawabkan. Ia menyoroti pentingnya silaturahmi dengan masyarakat serta ketepatan prosedural agar tidak menimbulkan persoalan, atau temuan di kemudian hari, baik dalam pemeriksaan internal maupun eksternal. “Kami di DPRA siap pasang badan untuk setiap hak masyarakat. Tapi tolong semua tahapan administratif dijalankan secara benar, jangan sampai proses terhambat karena kelalaian data atau dokumen,” M.Hatta Bulkaini kepada peserta masyarakat yang hadir di room reses ll ungkapnya.
M.Hatta Bulkaini menilai kesejahteraan masyarakat bukan di abaikan, merupakan pilar utama peningkatan kualitas di adakan pertemuan/silaturahmi dengan masyarakat yang datang di acara reses ll tersebut ungkapnya.
Namun ia juga mengingatkan bahwa pemenuhan harus diikuti peningkatan tanggung jawab dalam mutu yang memperoleh kebaikan kedepannya dan tunjangannya sudah disalurkan dengan baik, diharapkan juga berkomitmen terus meningkatkan profesionalisme, disiplin, serta mematuhi kode etik profesi sesuai undang-undang. “Negara memberikan penghargaan lewat tunjangan profesi. Kita kawal, harus tunjukkan integritas dan dedikasi lebih dalam menjalankan amanah tegasnya.
Selain tentang hak dan mutu profesionalisme, M.Hatta menyinggung perlunya perhatian pada perbaikan infrastruktur silaturahmi dengan masyarakat. Menurutnya, harus melakukan pendataan fasilitas yang rusak atau butuh rehabilitasi agar bisa diajukan program pembangunan dari pemerintah provinsi.
Infrastruktur yang baik sangat menentukan kelancaran proses pertemuan serta kenyamanan ungkapnya.
Seluruh pesan yang disampaikan M.Hatta mengandung harapan terciptanya sinergi kuat antara oleh masyarakat, serta kelayakan fasilitas pendidikan di Aceh Tenggara., serta pemerintah provinsi, persoalan administrasi dan kesejahteraan tenaga pendidik dapat diatasi secara sistemik dan berkelanjutan.
Melalui pertemuan ini, M.Hatta juga membuka pintu dialog bagi para masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi dan kendala di lapangan, sehingga seluruh proses advokasi dapat berjalan transparan dan sesuai jalur. Ia mengimbau agar setiap upaya kolektif dalam memperjuangkan hak, oleh masyarakat didasari pada keterbukaan informasi, komunikasi efektif, dan kepatuhan aturan demi terwujudnya silaturahmi berkualitas dengan masyarakat di Aceh Tenggara.
Inspirasi/motivasi yang telah disampaikan oleh masyarakat program Hatta Bulkaini harap masyarakat semua bersabar.
Jurnalis (Rabudin saleh)



Social Header