KUTACANE – informasipublik.co.id Pelaksana Tugas (Plt) Direktur PDAM Tirta Agara Aceh Tenggara, Mat Budiaman, meluncurkan serangkaian terobosan strategis untuk mengoptimalkan pelayanan air bersih. Langkah ini menjadi prioritas utama di tengah upaya pemulihan infrastruktur pascabanjir bandang yang melanda wilayah tersebut beberapa bulan lalu.
Bencana hidrometeorologi tersebut sebelumnya sempat merusak jaringan distribusi vital, mulai dari pipa transmisi hingga gangguan suplai ke rumah-rumah warga. Menanggapi tantangan tersebut, manajemen PDAM Aceh Tenggara bergerak cepat untuk melakukan pemulihan layanan secara menyeluruh bagi pelanggan yang terdampak.
Salah satu inovasi unggulan yang dihadirkan adalah sistem pengaduan berbasis aplikasi serta grup komunikasi terpadu. Terobosan ini dirancang untuk mempermudah masyarakat dalam melaporkan gangguan secara real-time. Dengan adanya kanal digital ini, petugas lapangan dapat merespons keluhan dengan lebih efektif dan efisien.
Selain perbaikan teknis, PDAM Tirta Agara juga melakukan transformasi dalam sistem transaksi. Kini, pelanggan dapat melakukan pembayaran tagihan air melalui aplikasi pembayaran digital tanpa harus mendatangi kantor atau menemui petugas di lapangan.
Inovasi ini memberikan kemudahan akses bagi pelanggan, bahkan bagi mereka yang sedang berada di luar daerah, untuk tetap dapat melunasi tagihan secara tepat waktu.
Melalui integrasi teknologi dan langkah strategis ini, PDAM Tirta Agara berkomitmen untuk bangkit dari dampak pascabencana. Upaya ini diharapkan tidak hanya memulihkan kondisi yang ada, tetapi juga menciptakan sistem pelayanan air bersih yang lebih modern, transparan, dan berkelanjutan bagi masyarakat Aceh Tenggara.
Penulis: Ramadan



Social Header