Breaking News

Membongkar Tabiat Dana Desa Biak Muli Baru: Tim LSM Tipikor Desak APH dan Inspektorat Bertindak

​Kuta-cane. informasipublik.co.id          Harapan warga Desa Biak Muli Baru untuk melihat desanya maju lewat pengelolaan Dana Desa (DD) yang jujur kini berubah menjadi tanda tanya besar.

Ketidakterbukaan pihak pemerintah desa dalam mengelola anggaran tahun 2023 memicu keresahan, yang akhirnya sampai ke telinga para penggiat anti-korupsi.

Oby plis anggota​ LSM Tipikor Aceh Tenggara, ., secara tegas meminta Inspektorat dan aparat penegak hukum (APH) untuk tidak tinggal diam. 

Ia mendesak adanya pengusutan tuntas terhadap penggunaan Anggaran Dana Desa (ADD) Biak Muli Baru, Kecamatan Bambel.

Kepada media pada Senin (02/02/2026), Oby plis anggota Tindak Pidana korupsi mengungkapkan bahwa laporan yang ia terima dari masyarakat setempat menunjukkan adanya pola pengelolaan anggaran yang tertutup. Prinsip keterbukaan informasi publik seolah diabaikan oleh oknum Kepala desa.

​“Masyarakat berhak tahu ke mana setiap rupiah uang negara itu mengalir. Berdasarkan laporan warga yang kami percaya, ada dugaan kuat pengelolaan dana di Biak Muli Baru bermasalah. Tidak ada transparansi dari oknum Kepala Desa,” tegas Oby plis  dengan nada kecewa.

Angota LSM Tipikor menyoroti beberapa pos anggaran yang dinilai janggal dan berpotensi merugikan negara. Beberapa di antaranya adalah:


​Pengadaan 100 Paket Bronjong: Rp129.409.000


​Peralatan PKK: Rp50.837.000


​Pembangunan/Rehabilitasi Jalan Usaha Tani (377 Meter): Rp107.004.000

​Jupri mencurigai adanya praktik mark-up harga, bahkan muncul asumsi adanya kegiatan fiktif yang sengaja dilakukan demi keuntungan pribadi atau kelompok tertentu.

Bagi Oby , masalah ini bukan sekadar angka, melainkan soal hak warga yang dirampas. 

Ia berharap Aratur hukum bersama Inspektorat Aceh Tenggara segera turun tangan melakukan investigasi mendalam.

​“Kami ingin hukum tegak di Bumi Sepakat Segenap. Jika memang ada 'mufakat jahat' yang melanggar prosedur, maka harus ada tindakan tegas agar memberikan efek jera.

Jangan sampai dana yang seharusnya untuk kesejahteraan desa justru menguap tanpa jejak,” pungkasnya.


​Penulis: Ramadan

© Copyright 2022 - informasipublik.co.id