Breaking News

Donny Pratama Putra. Ketua Umum IKAMARA (Ikatan Keluarga Mahasiswa dan Masyarakat) Yogyakarta menilai Aceh Tenggara Dilanda Bencana Demokrasi.

Yogyakarta, Informasipublik.co.id Demokrasi sejatinya tidak semata diukur dari keberlangsungan pemilihan umum atau pergantian jabatan politik. Lebih dari itu, demokrasi adalah ekosistem sosial–politik yang menjamin kebebasan berekspresi, ruang partisipasi publik, serta perlindungan hak sipil setiap warga negara untuk menyampaikan kritik, aspirasi, dan gagasan tanpa rasa takut akan tekanan maupun intimidasi.

"Dalam beberapa waktu terakhir, kami mencermati adanya kegelisahan di tengah sebagian masyarakat Aceh Tenggara, khususnya mahasiswa dan generasi muda, terkait menyempitnya ruang kritik dan partisipasi publik. Kondisi ini patut menjadi perhatian bersama, karena kritik—terutama yang disampaikan secara konstitusional dan berlandaskan kepentingan publik—merupakan elemen esensial dalam demokrasi yang sehat." Ujar Donny Ketua IKAMARA Yogyakarta. 

Mahasiswa secara historis dan sosiologis memiliki peran sebagai moral force dan agent of social control. Kritik yang mereka sampaikan seharusnya dipahami sebagai wujud kepedulian terhadap arah kebijakan pembangunan daerah, bukan dipersepsikan sebagai ancaman terhadap stabilitas pemerintahan. Ketika ekspresi kritik justru direspons dengan tekanan sosial atau intimidasi, maka yang tercederai bukan hanya individu, melainkan sendi-sendi demokrasi itu sendiri.

Situasi ini memunculkan pertanyaan reflektif: "apakah demokrasi di Aceh Tenggara masih berjalan dalam koridor substantif, atau justru tengah menghadapi krisis yang dapat disebut sebagai “bencana demokrasi”? Pungkasnya.  Demokrasi akan kehilangan maknanya apabila ruang dialog digantikan oleh rasa curiga, dan keberanian menyampaikan pendapat dibalas dengan rasa takut.

Kami meyakini Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara memiliki niat baik untuk membangun daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, niat baik tersebut harus berjalan seiring dengan komitmen terhadap prinsip keterbukaan, akuntabilitas, serta penghormatan terhadap hak-hak sipil warga negara, termasuk mahasiswa sebagai bagian integral dari masyarakat.

" Demokrasi tidak pernah runtuh karena kritik. Demokrasi justru melemah ketika kritik dibungkam. Oleh karena itu, Aceh Tenggara membutuhkan iklim dialog yang sehat, partisipatif, dan beradab—bukan relasi kuasa yang menumbuhkan ketakutan." Tegas Donny. 

Sebagai generasi muda dan bagian dari masyarakat Aceh Tenggara, kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk merawat demokrasi dengan kebesaran hati dan kedewasaan politik. Pembangunan daerah sejati bukan hanya diukur dari kemajuan fisik dan ekonomi, tetapi juga dari kualitas peradaban, penghormatan terhadap kebebasan berpikir, serta keberanian menerima perbedaan pandangan demi kebaikan bersama.

Satu himbauan dari media insan pers informasi publik (RS). Aceh Tenggara metuah, majulah negeri kami, Mudah-mudahan kabupaten Aceh Tenggara/kuta cane bisa terwujud perubahan/perbaikan dengan kepemimpinan saat ini. 

("Advance this southeast Aceh Regency under its.) 


Donny Pratama Putra

Ketua Umum IKAMARA Yogyakarta

(Ikatan Mahasiswa dan Masyarakat Aceh Tenggara)


Jurnalis (RS)

© Copyright 2022 - informasipublik.co.id