Breaking News

Sumber Air PDAM Lawe Kingga Tertutup Total Akibat Banjir Bandang

Kuta Cane — InformasiPublik.co.id. Pelayanan air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Agara di wilayah Kecamatan Lawe Bulan mengalami gangguan serius setelah sumber air (intek) di Lawe Kingga tertutup total oleh material kayu serta batu kerikil. Kondisi ini merupakan dampak langsung dari banjir bandang yang terjadi pada Jumat (5/12) sekitar pukul 18.30 WIB.

Kepala Cabang PDAM Lawe Kingga, Sudirmansyah, membenarkan bahwa debit air tidak dapat masuk secara normal ke instalasi pengolahan akibat intek yang tersumbat. Tumpukan material yang terbawa arus sungai menutup penuh pintu masuk sumber air sehingga suplai air ke pelanggan terhenti sementara.

“Kami menerima laporan bahwa intek di Lawe Kingga tidak berfungsi karena dipenuhi material kayu dan batu kerikil. Ini merupakan dampak langsung banjir bandang yang terjadi semalam,” ujarnya dengan nada hati-hati.

Gangguan ini berdampak pada ribuan rumah tangga di Kecamatan Lawe Bulan yang bergantung pada pasokan air PDAM. Untuk itu, PDAM mengimbau masyarakat agar menggunakan cadangan air dengan bijak serta bersabar selama proses penanganan berlangsung.

Karyawan PDAM dan Warga Bergotong Royong Bersihkan Intek

Menyikapi kondisi tersebut, karyawan PDAM Tirta Agara Cabang Lawe Kingga bersama masyarakat setempat melakukan gotong royong pada Sabtu pagi (6/12). Fokus utama kegiatan ini adalah membuka kembali aliran masuk intek yang tertutup akibat banjir bandang.

Terhitung sejak pukul 08.30 WIB, puluhan warga dan petugas tampak bekerja sama membersihkan tumpukan kayu serta batu kerikil yang menyumbat aliran air. Upaya ini ditargetkan agar suplai air dapat segera normal kembali dan dapat digunakan oleh pelanggan maupun masyarakat di Kecamatan Lawe Bulan.

“Prioritas kami adalah memulihkan aliran air secepat mungkin. Kami sangat berterima kasih atas kebersamaan dan kepedulian masyarakat Lawe Kingga yang ikut turun membantu. Tanpa dukungan mereka, proses pembersihan tentu akan berlangsung lebih lama,” ujar Direktur PDAM Tirta Agara, Budiaman S.Pd.I.

Beliau juga menambahkan bahwa perbaikan permanen akan dilakukan setelah aliran air kembali stabil. Untuk sementara, PDAM terus melakukan perbaikan darurat agar layanan air bersih dapat pulih dalam waktu dekat.

“Terkait kondisi bencana ini, kami memohon kepada masyarakat Agara untuk tetap bersabar. Saat ini beberapa titik sumber air memang mengalami gangguan sehingga distribusi kadang hidup dan kadang berhenti. Kami akan berupaya semaksimal mungkin mempercepat pemulihan,” tutup Direktur PDAM.


Penulis: Ramadan

© Copyright 2022 - informasipublik.co.id