Kutacane – informasipublik.co.idPemerintah Kabupaten Aceh Tenggara mengerahkan sebanyak 1.167 personel dalam kegiatan gotong royong massal untuk membersihkan fasilitas umum, permukiman warga, rumah ibadah, serta jalur nasional di Kecamatan Ketambe. Kegiatan pemulihan ini berlangsung pada Minggu, 7 Desember 2025.
Lokasi dan Personel yang Terlibat
Gotong royong terpusat di lima desa yang terdampak paling parah, yaitu:
Desa Bener Berpapah
Desa Lawe Penanggalan
Desa Penungkunen dan Jati Sara
Desa Jambur Lak-lak
Desa Leuser
Jumlah personel yang dikerahkan merupakan gabungan dari berbagai unsur, menunjukkan kuatnya sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat. Unsur yang terlibat meliputi:
TNI dari Kodim 0108/Agara
Polri dari Polres Aceh Tenggara
Jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD)
Perbankan
Para Kepala Puskesmas
Masyarakat setempat
Apresiasi Bupati Aceh Tenggara
Bupati Aceh Tenggara, HM Salim Fakhry, menyampaikan bahwa gotong royong massal ini dilaksanakan di wilayah yang mengalami dampak terberat akibat banjir bandang.
“Gotong royong massal ini dilakukan untuk mempercepat proses pemulihan dan memastikan kondisi kembali normal seperti sediakala,” ujar Bupati Fakhry.
Beliau juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak, terutama anggota TNI–Polri dan masyarakat, yang telah terlibat aktif dalam upaya pembersihan.
Fokus Selanjutnya: Perbaikan Infrastruktur
Setelah tahap pembersihan selesai, Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara akan memusatkan perhatian pada perbaikan infrastruktur penting yang rusak.
“Kami akan fokus memperbaiki tiga jembatan yang terdampak, yaitu Jembatan Natam, Jembatan Mbarung, dan Jembatan Pante Dona,” tambah Bupati.
Penulis: Ramadan



Social Header