ACEH - TENGGARA. informasipublik.co.id Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Agara membuktikan komitmen pelayanan dan kemanusiaannya yang tinggi di tengah masa sulit. Meskipun instalasi dan jaringan distribusi mereka sendiri terdampak parah akibat bencana banjir, PDAM Tirta Agara memastikan masyarakat yang tertimpa musibah tetap mendapatkan bantuan vital berupa air bersih dan dukungan pembersihan lingkungan.
Direktur Utama PDAM Tirta Agara, Budiaman S.Pd.I menyatakan bahwa saat ini tim bekerja dalam situasi yang menuntut fokus ganda: pemulihan darurat internal dan aksi kepedulian sosial.
"Memang benar, kami juga terdampak signifikan. Seluruh tim bekerja keras, bahkan hingga larut malam, untuk melakukan pembenahan rutin dan perbaikan darurat pada jaringan pipa dan instalasi air," ujarnya.
Akibat kerusakan infrastruktur ini, PDAM terpaksa menerapkan penyaluran air bersih secara berjadwal kepada para pelanggan. Namun, tantangan internal ini tidak menghentikan langkah mereka untuk turun tangan membantu warga yang lebih membutuhkan.
Secara paralel dengan upaya pemulihan, tim PDAM Tirta Agara telah menyalurkan bantuan vital kepada warga yang terdampak langsung. Fokus utama bantuan tersebut meliputi:
Penyaluran Air Bersih: Mengirimkan pasokan air bersih menggunakan [Sebutkan Jumlah Armada, jika ada] tangki-tangki ke lokasi pengungsian dan pemukiman warga yang terdampak banjir.
Pengisian Tempat Ibadah: Melakukan pengisian air ke beberapa masjid yang berada di Kecamatan Babussalam untuk memastikan kegiatan ibadah tidak terganggu oleh krisis air.
PDAM Tirta Agara juga turun tangan langsung dalam upaya percepatan pemulihan lingkungan melalui Bakti Sosial (Baksos). Sejumlah pegawai dikerahkan untuk melakukan pembersihan intensif.
Aksi Baksos ini difokuskan pada pembersihan debu jalanan dan lumpur tebal yang menutupi kawasan rumah penduduk akibat sisa-sisa banjir. Kegiatan ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat dan mempercepat proses normalisasi di wilayah terdampak.
Tindakan cepat dan tulus PDAM Tirta Agara di tengah kesulitan ini mendapat apresiasi tinggi dari warga setempat, menunjukkan bahwa semangat peduli bencana adalah prioritas utama, bahkan ketika mereka sendiri menjadi korban.
Penulis Ramadan



Social Header