Breaking News

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf menegaskan Aceh terbuka menerima bantuan bencana dari negara asing dan NGO internasional

Banda Aceh, informasipublik.co.id              Niat baik' Gubernur Aceh mualim (Muzakir manap) guna mempercepat pemulihan pascabencana musibah/ Banjir bandang. Meski pemerintah pusat sebelumnya menyatakan penolakan terhadap bantuan luar negeri.


Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) itu mengatakan jika Aceh menolak bantuan dari luar sementara mereka datang mengulurkan tangan adalah kebodohan.

“Mereka tolong kita, masak kita persulit. Kan bodoh,” tegas Mualem.

Menurutnya, dukungan internasional justru sangat dibutuhkan untuk mempercepat pemulihan warga terdampak.

“Saya rasa tidak ada larangan. Sah-sah saja, tidak masalah,” ungkapnya (Mualim) 

Ia mencontohkan bantuan obat-obatan dari Negara Malaysia' beberapa waktu lalu, yang diterima Aceh. Bantuan tersebut, kata Mualem telah disalurkan kepada korban yang berdampak. Bahkan obat-obatan tersebut akan kembali datang dalam waktu dekat ini.

“Sudah kita salurkan, bahkan tidak cukup. Hari yang akan dekat nanti ada yang kembali mengantar bantuan obat-obatan sebanyak 3 ton lagi beserta dokter-dokternya, dan itu sah-sah saja dan tidak ada larangan,” ujarnya (Mualim) 

Sebelumnya, ia telah mendatangkan tim dari China untuk mendeteksi mayat korban banjir bandang di Aceh yang diduga hingga saat ini masih tertimbun lumpur. Mualem menyebutkan, mereka berjumlah lima orang akan membantu pencarian korban tertimbun lumpur menggunakan perangkat khusus.

Hasil-hasil ini mualim/muzakir manap Gubernur Aceh sangat intelektual/berkomitmen kalau bisa secepatnya Aceh bisa membaik semoga niat baik mualim bisa terwujud dan terkendali. 


Jurnalis: (Rabudin saleh)

© Copyright 2022 - informasipublik.co.id