Breaking News

Bupati Aceh Tenggara Turun Langsung Pastikan Alat Berat Bekerja, Jalur Nasional Ketambe Ditargetkan Segera Tersambung

Kuta-cane.InformasiPublik.co.id.            Bupati Aceh Tenggara (Agara), HM Salim Fakhry, SE, MM, pada Sabtu (13/12/2025) meninjau langsung lokasi ruas Jalan Nasional yang terputus akibat banjir sungai dan banjir bandang di Kecamatan Ketambe beberapa waktu lalu.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) bekerja secara maksimal dalam upaya percepatan pembukaan kembali jalur vital penghubung antarwilayah tersebut.

Dalam kunjungan itu, Bupati Salim Fakhry didampingi sejumlah pejabat penting, di antaranya Ketua DPRK Aceh Tenggara Denny Febrian Roza, Dandim 0108/Agara, Ketua TP PKK Aceh Tenggara Hj. Nurjanah Salim Fakhry, Sekda Yusrizal, serta para kepala dinas dan jajaran terkait.

Di lokasi Desa Simpur Jaya, Bupati menjelaskan bahwa saat ini empat unit alat berat telah dioperasikan. Fokus utama pengerjaan adalah membendung aliran Sungai Alas guna memindahkan arus air, sehingga pembukaan jalan darurat dapat segera dilakukan.

“Saya terus berkoordinasi secara intensif dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional. Mereka sudah bekerja keras selama beberapa hari terakhir. Saya juga akan mendatangkan satu unit alat berat tambahan ke lokasi ini,” tegas Bupati.

Awalnya, Bupati menargetkan jalur tersebut sudah dapat ditembus keesokan harinya. Namun, hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut pada malah sebelumnya sedikit menghambat proses pengerjaan.

“Alhamdulillah, beberapa titik jalan yang sempat terputus di Kecamatan Ketambe saat ini sudah bisa dilalui kendaraan roda empat, meskipun masih bersifat darurat. Mudah-mudahan dalam dua hari ke depan, jalur nasional ini bisa tembus total hingga ke kawasan Rumah Bundar,” ujarnya optimistis.

Usai meninjau lokasi bencana, Bupati bersama rombongan menyempatkan diri mengunjungi warga yang mengungsi di posko pengungsian Desa Simpur Jaya.

Dengan penuh empati, Bupati menyapa dan mendengarkan langsung keluhan warga. Beberapa persoalan utama yang disampaikan masyarakat antara lain kehilangan tempat tinggal, keterbatasan akses air bersih, serta kebutuhan layanan kesehatan.


Sejumlah warga mengaku bersyukur atas kehadiran Bupati di tengah mereka. Kehadiran tersebut dinilai memberi harapan serta menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk hadir dan bergerak cepat dalam menangani situasi darurat.


Kunjungan ini menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara dalam menjamin keselamatan masyarakat, sekaligus memastikan kebutuhan dasar seperti pangan, layanan kesehatan, dan tempat perlindungan tetap terpenuhi selama masa pemulihan pascabencana.


(Penulis: Ramadan)

© Copyright 2022 - informasipublik.co.id