Breaking News

Keterlambatan Pembayaran Tunjangan Lelah Desa Jadi Perbincangan Hangat di Aceh Tenggara!

Aceh-Tenggara. informasipublik.co.id Kutacane, Keterlambatan pembayaran Tunjangan Lelah (TULAH) bagi perangkat desa di Kabupaten Aceh Tenggara menjadi isu paling panas saat ini, memicu kemarahan dan kekecewaan di kalangan masyarakat dan perangkat desa. Hingga Agustus 2025, sebanyak 285 desa belum menerima tunjangan yang vital ini sejak bulan Mei, menyebabkan kerugian total mencapai Rp3,3 miliar lebih.


Dari total 385 desa di Aceh Tenggara, kurang lebih 22 juta per bulan seharusnya disalurkan untuk tunjangan ini. Namun, fakta pahitnya, kepala desa dan delapan imum mukim beserta perangkatnya hingga kini masih menunggu transfer yang sangat diperlukan. "Kami sudah terjerat dalam krisis keuangan, bagaimana kami bisa melayani masyarakat dengan baik jika gaji pun belum cair?" keluh salah satu perangkat desa yang enggan disebutkan namanya.


Situasi ini telah menimbulkan dampak lebih jauh, di mana beberapa perangkat desa bahkan memutuskan untuk mundur dari jabatan mereka. "Gaji sudah rendah, sekarang terlambat cair? Kami tidak bisa berbuat banyak," ungkap seorang penggali kubur dengan nada frustrasi. Ketidakpuasan ini juga memicu perdebatan sengit antara perangkat desa dan kepala desa. Salah satu perangkat desa mempertanyakan, "Sudah kau makan mungkin gaji TULAH kami?" menandakan rasa skeptis terhadap penjelasan kepala desa yang menyatakan pembayaran belum dicairkan.


Masyarakat pun tidak tinggal diam, mereka meminta agar Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara segera memberikan kejelasan dan penyelesaian terkait masalah ini. "Kami berharap pihak terkait segera mengambil langkah nyata agar perangkat desa bisa melanjutkan tugas mereka dengan baik," tegas salah satu warga.

Isu keterlambatan pembayaran TULAH ini kini menjadi pembicaraan hangat di berbagai kalangan, menggugah perhatian masyarakat luas dan menjadi bukti bahwa hak-hak perangkat desa harus diperjuangkan dengan sungguh-sungguh. Semua berharap agar permasalahan ini segera teratasi agar layanan kepada masyarakat tidak terganggu.


Penulis : Ramadan

© Copyright 2022 - informasipublik.co.id