Kutacane – informasipublik.co.id. Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara telah menyalurkan sebanyak 10 ton beras murah kepada warga di Kecamatan Lawe Bulan, tepatnya di Pajak Duafa, Desa Mbacang Lade, pada Jumat (1/8/2025).
Beras yang disalurkan adalah jenis SPHP (Beras Premium) yang merupakan bagian dari program Gerakan Pangan Murah (GPM). Program GPM ini digagas oleh Dinas Pangan Aceh Tenggara bekerja sama dengan Perum Bulog Kutacane. Penyaluran beras murah akan dilakukan secara bertahap di seluruh kecamatan di Aceh Tenggara. Sebelumnya, penyaluran telah dilakukan di kecamatan Babussalam, Tanoh Alas, Badar, Bukit Tusam, dan Lawe Sigala-Gala.
Beras SPHP ini dijual dengan harga terjangkau, dengan batas maksimal pembelian sebanyak dua sak untuk setiap warga, di mana masing-masing sak berisi 5 kilogram. Bupati Aceh Tenggara, HM Salim Fakhry, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk menekan lonjakan harga pangan, khususnya beras, yang akhir-akhir ini dirasakan oleh masyarakat.
“Beras SPHP ini disalurkan untuk menjaga daya beli masyarakat. Saya harap distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujar Salim Fakhry di lokasi penyaluran.
Menyikapi kenaikan harga beras, Salim Fakhry juga menekankan pentingnya kemandirian pangan. Ia menyarankan para petani untuk menyisihkan sebagian hasil panen mereka untuk kebutuhan rumah tangga. Terkait dengan harga komoditas lainnya, ia menyampaikan bahwa jagung dengan kadar kekeringan 14 persen akan dibeli oleh Bulog dengan harga Rp 6.000 per kilogram.
Ia menegaskan bahwa semua bentuk bantuan, termasuk dari Program Keluarga Miskin (PKM), harus diberikan tepat sasaran kepada warga yang benar-benar memenuhi kategori kurang mampu. “Penyaluran bantuan sosial harus berdasarkan data yang akurat, jangan sampai tidak tepat sasaran,” tegasnya.
Kepala Dinas Pangan, Fitriati, menyatakan bahwa dalam bulan Agustus ini, penyaluran di 10 kecamatan yang tersisa akan segera diselesaikan. Ia juga menilai antusiasme masyarakat terhadap program GPM sangat tinggi.
Kepala Perum Bulog Kutacane, Fahmi Hafiza Siregar, memastikan bahwa program ini didukung penuh dan ketersediaan stok beras akan mencukupi untuk seluruh kecamatan di Aceh Tenggara. “Di setiap kecamatan akan disalurkan sebanyak 10 ton dan harga per kilogramnya adalah Rp 12.000. Untuk kemasan 5 kilogram, dapat dibeli dengan harga Rp 60.000,” tambahnya.
Menghadapi musim kemarau yang melanda wilayah Aceh Tenggara, Bupati juga mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap risiko kebakaran hutan dan lahan. Penyaluran beras murah SPHP ini juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Yusrizal, Kepala Disperindagnaker, Camat Lawe Bulan, Ketua TP-PKK Ny. Nurjanah Fakhry, dan Wakil Ketua TP-PKK Ny. Irawati Al Hilal.
Penulis: Ramadan



Social Header