Breaking News

Dituding Proyeknya Salah Sasaran, PJ Kades Sebungke Angkat Bicara: Itu Adalah Klaim Sepihak Yang Tidak Bertanggung Jawab. Kami Punya Dasar Hukum dan Berdasarkan Musyawarah Masyarakat..?

ACEH TENGGARA, informasi publik.co.id Menanggapi pemberitaan terkait proyek rabat beton yang dituding salah sasaran di Desa Sebungke, Kecamatan Lawe Sigala-Gala, Penjabat Kepala Desa, Bapak Jumadil, akhirnya angkat bicara. Dalam pernyataan resminya, beliau menegaskan bahwa proyek yang dilaksanakan dengan anggaran Dana Desa senilai Rp59.707.000 tersebut telah melalui proses perencanaan yang sah, terbuka, dan melibatkan partisipasi masyarakat desa secara menyeluruh.

“Saya tidak akan diam jika pelayanan dan niat baik kami dalam membangun desa dipelintir seolah-olah proyek ini hanya untuk kepentingan pribadi. Tudingan itu tidak berdasar, sepihak, dan tidak mencerminkan fakta di lapangan,” tegas Jumadil dalam wawancara medi insan pers dalam waktu singkat, Senin (28/7/2025).

Menurutnya, rabat beton yang dibangun bukanlah akses menuju lahan pribadi semata, melainkan jalan usaha tani dan akses masyarakat ke sumber air bersih yang telah lama digunakan secara bersama. Proyek tersebut merupakan aspirasi masyarakat dalam Musyawarah Desa (Musdes) yang sah dan telah disepakati dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes).

Jangan diputarbalikkan. Jalan itu bukan untuk individu. Jika ada lahan pribadi di ujungnya, itu bukan berarti proyek salah sasaran. Karena di dalamnya ada sumber air utama yang digunakan warga selama ini. Itu fakta,” tambahnya.

Bapak jumadil juga menanggapi rencana pemagaran lahan oleh pihak tertentu. Ia menilai hal tersebut tidak etis dan bisa menimbulkan konflik sosial jika tidak dikomunikasikan secara baik.

Pj Kades Sebungke Angkat Bicara: “Tudingan Proyek Salah Sasaran Adalah Klaim Sepihak, Kami Punya Dasar Hukum dan Musyawarah Masyarakat camkan itu. 

“Kalau akses umum dipagari, itu yang salah. Bukan jalannya. Kami akan mediasi dan cari solusi terbaik. Tapi yang jelas, jangan lempar tuduhan kepada pemerintah desa tanpa mengerti duduk perkaranya,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa dirinya siap  penuh tanggung jawab terhadap rabat beton yang sudah ia selesaikan dengan  ke transparanan bahkan tidak segan mengganti dengan dana pribadi apabila terbukti proyek ini tidak bermanfaat bagi masyarakat.

“Saya siap bertanggung jawab penuh. Tapi tanggung jawab itu tidak berarti kami bersalah. Justru kami menunjukkan komitmen sebagai pemerintah desa yang berani mengevaluasi diri secara terbuka. Tapi jangan salahkan niat baik tanpa data yang sah, itu fitnah,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, pak jumadil meminta semua pihak untuk tidak membuat kegaduhan di ruang publik dan mengedepankan komunikasi serta musyawarah, bukan menyebarkan narasi yang menyesatkan.

“Desa ini milik kita bersama. Jangan rusak dengan berita-berita sepihak yang bisa merusak kepercayaan masyarakat. Kami terbuka untuk diaudit, tapi jangan kami diadili dengan opini liar. Kami bekerja untuk rakyat, bukan untuk kepentingan kelompok,” pungkasnya. 

Menurut hasil investigasi dari media insan pers  pj penghulu kute sebungke kecamatan lawe sigala-gala diduga tidak bersalah, sama sekali pekerjaan rabat beton yang telah ia selesaikan dengan baik bagus penuh dengan ke transparan dengan masyarakatnya ungkap masyarakat yang tidak usah kita sebut namanya satu persatu. 


Jurnalis (Rabudin saleh)

© Copyright 2022 - informasipublik.co.id