Aceh Tenggara, informasipublik.co.id Bupati HM Salim Fakhry bersama Ketua DPRK Aceh Tenggara Denny Febrian Roza, Dandim 0108/Agara Letkol Czi Arya Murdiyantoro, dan OPD terkait meninjau pelaksanaan GPM dan kondisi Jembatan Pante Dona di Kecamatan Tanoh Alas. Senin (21/7/2025).
Peninjauan Gerakan Pangan Murah (GPM) dilakukan untuk memastikan bahwa pengoperasian pasar berjalan sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku, begitu juga terhadap peninjauan Jembatan Pante Dona, upaya Pemerintah akan segera mengambil tindakan agar jembatan dapat dimanfaatkan kembali.
Bupati HM Salim Fakhry menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara melalui Dinas Pangan dan Bulog melaksanakan operasi pasar untuk menstabilkan harga beras di seluruh kecamatan.
GPM menyediakan sebanyak 10 ton beras di setiap kecamatan, di mana masyarakat dapat membeli maksimal 2 sak beras dengan kisaran harga Rp. 60.000 per sak.
“Operasi pasar ini kami lakukan agar harga beras tetap stabil dan terjangkau oleh masyarakat,” ujar Bupati Fakhry
Selain itu, Bupati HM Salim Fakhry juga melanjutkan peninjauan terkait kondisi Jembatan Pante Dona yang saat ini belum dapat difungsikan
Bupati HM Salim Fakhry menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara akan segera mencari solusi percepatan pembangunan jembatan tersebut agar dapat dilalui oleh masyarakat.
“Pemerintah harus mengambil tindakan cepat, bijak, dan berani untuk kepentingan masyarakat dengan tetap menaati aturan yang berlaku,” tegasnya.
Dandim 0108/Agara Letkol Czi Arya Murdyantoro, mengatakan mendukung penuh terhadap langkah pemerintah daerah dalam mengambil kebijakan selagi masih belum menyalahi aturan.
“Kami berkomitmen mendukung niat baik Pemerintah Aceh Tenggara dan siap mengkawal setiap langkah yang dilakukan demi kepentingan,” ungkap masyarakatnya.
Sementara itu, Ketua DPRK Aceh Tenggara, Denny Febrian Roza, menyambut baik upaya Bupati Aceh Tenggara dalam menstabilkan harga pangan dan mempercepat pembangunan infrastruktur.
“Kami mendukung setiap kebijakan pemerintah daerah selama sesuai dengan aturan yang berlaku demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Kemudian, Kepala Dinas PUPR Aceh Tenggara, Sadli, menyampaikan bahwa kegagalan tersebut akan segera memerintahkan instruksi pimpinan daerah terkait percepatan pembangunan Jembatan Pante Dona.
“Kami akan segera membangun jembatan darurat agar dapat segera menjangkau masyarakat.
Mengenai anggaran akan disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan berdasarkan diskusi bersama pimpinan daerah dan DPRK,” kata Sadli.
Peninjauan yang dilakukan dihadiri oleh Bupati Aceh Tenggara HM Salim Fakhry, Ketua DPRK Aceh Tenggara Denny Febrian Roza dan beberapa anggotanya, Dandim 0108/Agara Czi Arya Murdiyantoro, Kepala Dinas Pangan Fitriati, perwakilan Bulog Kutacane, Kepala Dinas Pertanian Riskan, Kepala Dinas PUPR Sadli, Kepala Dinas Kominfo Zulfan Harijadi, Kepala Bappeda Syahrul Desky, Kepala Dinas BPBD Mohd Asbi, Inspektur Inspektorat ABD. Kariman, Kapolsek Tanoh Alas, Danpos Tanoh Alas, Camat Tanoh Alas Karimin, para Kepala Desa di Kecamatan Tanoh Alas dan masyarakat setempat.
Penulis Ramadan



Social Header