INDRAGIRI HULU, – informasipublik.co.id Keresahan bagi para pedagang yang ada di tempat objek wisata Danau Raja selama ini sudah terjawab dengan keputusan bersama dalam musyawarah yang positif , Dimana isu yng berkembang rencana pembongkaran kan Lapak pedagang yang d di lokasi Taman Wisata Danau raja rengat, Maka di adakan musyawarah atau mediasi dengan pedagang Lapak di dalam taman wisata danau raja turut hadiri dari ketua bim Mahasiswa institut teknologi dan bisnis Indragiri Muhamad Rizki, dalam acara mediasi di adiri dari Pemda Indragiri hulu yang di wakili dari dinas di Dispora bapk Atan SP, Dinas perhubungan, Kasat intel polres Indragiri hulu, Kepala satpol pp Indragiri hulu, Babinsa kampung dagang, Ketua tameng adat LAM-R Kecamatan Rengat, Datok ok Rozie hamad, ketua pemuda kelurahan kampung dagang Ayut Kepala dinas lingkungan hidup, Camat rengat, Lurah kampung dagang ikut Hadir dalam musyawarah tersebut dengan Para Pedagang di taman Wisata Danau Raja Rengat.
Dari hasil musyawarah Tersebut sudah disepakati bahwa Lapak Pedagang yang di dalam taman Wisata Danau Raja tidak jadi di bongkar dan di pindahkan.
Kapolres Inhu AKBP Fahrian Saleh Siregar, SIK MSi melalui Kasat Intelkam Polres Inhu Aiptu Beny Adil Saputra menyampaikan,” bahwa kegiatan ini hanya bertujuan untuk menjaga kesehatan masyarakat, akan tetapi juga menjadi dalam menyampaikan Dengan pedagang yang berada di dalam taman wisata danau raja agar dapat berkomunikasi dengan baik dan dapat merapikan serta membersihkan sekitaran lokasi berjualan karena Danau Raja adalah ikon wisata di kota rengat.
Tambah nya,” Wisata danau raja ini harus di tata dengan baik dan tidak akan ada kegiatan membongkar bagi setiap Lapak asalkan Danau Raja ini rapi dan bersih ke depan nya.
Dan berharap kepada pedagang seterusnya menjaga kebersihan tempat taman Wisata danau raja ini,”Jelas kasat Intelkam polres Indragiri hulu Beny Adil Saputra .
Kepala Satpol PP Tukiyat,S.Sos.mengatakan,” bahwasanya mereka mengakui terdapat arahan atasan soal sosialisasi penggusuran atau membongkar lapak- lapak yang berada di dalam taman wisata danau raja dan untuk selanjutnya telah di adakan mediasi atau musyawarah dengan pedagang akhirnya kami dari Pemda kabupaten Indragiri hulu dan dari pihak polres Indragiri hulu sepakati bahwasanya masyarakat tetap dapat berjualan seperti biasa dengan catatan kita bersama-sama dapat menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing Lapak yang berada di dalam taman wisata danau raja. Intinya pedagang tetap di boleh kan untuk berjualan sebagai mana biasanya.
“terkait lalu lintas dan parkiran jangan ada lagi parkir yang menganggu lalu lintas mari kita sama- sama menjaga ketertiban di sekitar taman wisata Wisata Danau Raja ini.
“Untuk tempat jualan seperti container kalau bisa maksimal kan ukura nya cukup dengan standar aja jangan terlalu besar karna kalau besar terlalu banyak makan tempat dan akan menggangu di luar dari fungsi boxkcontainer ,” jelas nya.
Ketua tameng adat lam.r kecamatan rengat kabupaten Indragiri hulu Datok ok Rozie hamad menyampaikan,” Terima kasih kepada Pemda kabupaten Indragiri hulu, serta camat rengat,lurah kampung dagang atas pembatalan rencana pembongkaran lapak pedagang yang di dalam taman wisata danau raja.asil musyawarah pedagang Lapak di taman wisata danau raja sudah di per boleh kan berjualan seperti biasa.bagi pedagang kini suda bisa untuk membangun kontener yang berukuran standar untuk tempat penyimpanan barang-barang jualan.semoga kedepannya kami semua pedagang Lapak yang di dalam taman wisata danau raja dapat berjualan seperti biasa.kami pedagang wisata danau raja telah sepakat untuk setiap hari sabtu sore kami adakan gotong royong bersama- sama pedagang Lapak untuk membersih kan Lapak kami yang di dalam Wisata danau Raja ini,” ungkap nya. (Taufik)***



Social Header