Aceh Tenggara, informasipublik.co.id Para guru berbondong-bondong. pergi ke depan Gedung DPRK. di aceh tenggara pada Pukul 2-30 kurang lebih. tanggal 26 Pebruari 2025. jumlah mencapai ratusan guru-guru, yang hadir menyampaikan orasinya ya
Dalam aksi tersebut, guru meminta tunjangan tambahan penghasilan (Tamsil) dan tunjangan profesi guru (TPG) tahun 2023 dan 2024 dibayarkan.
Koordinator aksi Aliansi Guru Aceh Tenggara, Arabi mengatakan, aksi ini terjadi dikarenakan sudah beberapa kali perwakilan guru melakukan audensi ke pemerintah di janjikan akan dibayarkan. Namun hingga saat ini baik itu Tamsil dan TPG belum juga dibayarkan.
“Kami sudah beberapa kali menuntut hak guru kepada pemerintah, hingga sekarang belum juga dibayarkan,” kata Arabi.
Arabi menjelaskan, adapun Tamsil dan TPG guru yang belum dibayarkan di tahun 2023 sebanyak 50 persen, untuk tahun 2024 yang belum dibayarkan 100 persen
Jadi setelah di minta keterangan kepala dinas pendidikan pak ZULKIFLI, S.Pd, M.Pd. ucaya memang guru udah kordinasi ama saya tapi pak zulkifli menyatakan jagan ada demon tapi kalau orasi izin tapi di sayangkan karena sampai ratusan guru ungkap nya
Hal tersebut diamini oleh Syukur S. Karo Karo Kepala BPKD Kab. Aceh Tenggara yang menyatakan bahwa saat ini tahapan APBK berada dalam finalisasi atas tindak lanjut hasil evaluasi gubernur dan akan diusahakan selesai pada bulan Februari ini. Lambatnya proses penyelesaian rancangan APBK tahun anggaran 2025 juga dipengaruhi oleh keluarnya kebijakan pemerintah pusat untuk melakukan efisiensi anggaran seperti Instruksi Presiden nomor 1 tahun 2025 dan KMK Nomor 29 tahun 2025.
Penulis Rmdn



Social Header