KUANSING, informasipublik.co.id Babinsa Desa Pulau Jambu Praka Fardan bersama rekan-rekan melaksanakan patroli di lokasi rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Pulau Jambu, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi. Selasa ( 05/11/2024 ).
Kegiatan patroli ini dilakukan untuk memastikan masyarakat tetap waspada dan tanggap terhadap potensi kebakaran hutan, terutama para pemilik kebun sawit di sekitar wilayah tersebut.
Dalam patroli yang dilakukan Praka Fardan mengajak warga untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.
“Kami ingin mengingatkan masyarakat, terutama para pemilik kebun sawit di wilayah Desa Pulau Jambu, agar senantiasa waspada terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan. Ini tanggung jawab kita bersama untuk menjaga lingkungan dari bahaya karhutla,” ungkap Praka Fardan.
Praka Fardan juga menekankan pentingnya kewaspadaan selama musim kemarau yang berisiko tinggi terhadap terjadinya kebakaran.
"Saat musim kemarau seperti sekarang ini, api dapat dengan mudah menyebar di lahan yang kering. Oleh karena itu, kami menghimbau kepada seluruh warga agar tidak melakukan pembakaran sembarangan, baik untuk membuka lahan maupun untuk membersihkan kebun," tambahnya.
Patroli rutin ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kebakaran di wilayah rawan karhutla. Babinsa menjelaskan bahwa langkah pencegahan jauh lebih penting daripada penanganan setelah kebakaran terjadi.
“Tujuan utama kami adalah memastikan wilayah rawan karhutla ini tetap aman. Jika kita bisa mencegahnya sejak dini, itu akan jauh lebih baik daripada harus memadamkan api yang sudah membesar,” jelas Praka Fardan.
Selain itu, Babinsa juga mengajak masyarakat untuk segera melapor jika menemukan tanda-tanda kebakaran atau melihat ada orang yang melakukan pembakaran lahan.
Ia berharap, dengan adanya kerjasama antara warga dan Babinsa, ancaman karhutla di wilayah ini dapat diminimalisir.
“Kami minta bantuan dari masyarakat. Kalau ada yang mencurigakan atau muncul titik api, segera laporkan kepada kami atau aparat terkait. Lebih cepat ditangani, lebih kecil risikonya,” ujarnya.
Kegiatan patroli ini merupakan bagian dari upaya TNI dalam menjaga kelestarian lingkungan dan keamanan masyarakat di wilayah Kelurahan Bukit Nenas.
Praka Fardan berharap, dengan adanya patroli rutin dan kesadaran masyarakat yang meningkat, tidak ada lagi kasus kebakaran hutan dan lahan di wilayah tersebut.
“Kami akan terus melakukan patroli dan sosialisasi. Harapan kami, wilayah ini tetap aman dan tidak ada kejadian karhutla yang merugikan masyarakat,” katanya. Red)



Social Header