Kuta.cane.Informasipublik.co.id Ribuan Warga dan Pelajar Agara Sambut Tim Kirab Api PON XXI Kirab api PON XXI Aceh-Sumut tiba di Aceh Tenggara, Sabtu 31 Agustus 2024. ACEH TENGGARA - Ribuan instansi dinas kacab din. Pak Jupri RM.Spd.Mpd serta rombongan dan warga dan pelajar antusias berdiri di sepanjang jalan Nasional Kutacane – Gayo Lues dengan mengibarkan bendera merah putih, sebagai bentuk dukungan dalam menyambut tim Kirab Api Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut yang tiba di Kabupaten Aceh Tenggara (Agara), Sabtu 31 Agustus 2024.
Tim Kirab Api PON XXI Aceh-Sumut tiba di Aceh Tenggara pukul 14.30 WIB, setelah sebelumnya berangkat dari Kota Subulussalam sekira pukul 09.00 WIB.
Sesampainya di perbatasan Aceh Tenggara, Tim Kirab Api PON XXI Aceh-Sumut disambut sejumlah perwakilan dari Pemkab Agara menuju Check Point 1 yang berlokasi di SMAN 1 Kutacane.
Pada Check Point 1, api PON akan diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara melalui atlet petinju daerah tersebut. Kemudian Api PON diarak secara lari marathon menuju Check Point 2 yang berlokasi di halaman Setdakab Agara.Dalam perjalan menuju Setdakab, Agara Api PON disambut perwakilan muda mudi (gadis dan remaja) Aceh Tenggara dengan mengenakan pakaian Adat Alas dan menunggangi kuda akan ikut mengiringi API PON menuju Check Point 2 Setdakab Agara.
Dari lokasi Check Point 2 di Setdakab Agara. Kemudian API PON dibawa berlari marathon ke Alun Alun Kota Kutacane dengan arak-arakan dengan berbagai jenis kendaraan dan berakhir di lapangan Jendral Ahmad Yani.Selanjutnya, Tim Kirab Api PON XXI Aceh-Sumut melanjutkan perjalananya menuju Kabupaten Gayo Lues-Aceh Tengah dan Bener Meriah dengan pengawalan polisi.
Kirab obor api PON merupakan sejarah bagi Aceh Tenggara, pasalnya ini merupakan kali pertama lintasan kirab obor Api penyelenggaraan event olahraga tingkat nasional yang melibatkan Kabupaten Aceh Tenggara.
Pj Bupati Agara, Syakir M.Si menerima obor api PON XXI Aceh Sumut, di halaman Setdakab, Sabtu 31 Agustus 2024.
"Ini merupakan sejarah, saya mengajak seluruh masyarakat Aceh Tenggara untuk bersama-sama turut menyukseskan hajatan nasional ini, agar dapat meraih prestasi dan bisa membanggakan dan menjaga nama baik provinsi Aceh yang kita banggakan bersama,” harap Pj Bupati Agara, Syakir dalam kata sambutanya ungkapnya pak sekda acara Arung jeram jeram di selenggarakan tanggal 8 September 2024 pukul 08-00 WIP Indonesia Barat dan dengan sini alas suku alas tidak lupa Dangan tari belo mesusun Diantara tempat-tempat wisata yang pernah dikunjungi Wartawan media ini adalah, Tempat Wisata Ketambe, Pantai Goyang, Lawe Sikap, Lawe dua, Pantai Barat, Salim Pipit, Objek Air panas di Sumur Alas Kecamatan Babul Rahmah, dsb. Dimana objek-objek pariwisata ini, kurang maksimal dipergunakan, mungkin karena kurangnya anggaran pemeliharaan dan perawatan. Makanan khas dan oleh-oleh adalah Gula aren. Sedangkan kerajinan tangan, adalah Selendang bulu dari Suku Alas, acara sunatan dan pesta Alas, Ulos Batak dan acara adatnya. Tari Saman dari suku Gayo, dan lain-lain. Hal-hal tersebut juga perlu diperkenalkan kepada khalayak ramai, yang datang berkunjung ke daerah Aceh Tenggara. Masyarakat/Penduduk Aceh Tenggara, yang terdiri dari berbagai suku dan etnis, juga menjadi warna tersendiri. Seperti Suku Alas, Batak, Gayo, Singkil, Kluet, Aceh, Jawa, Minang, Nias, dan etnis Cina (Tionghoa). Yang menjadi miniatur kecil kemajemukan (pluralisme) di daerah ini.Dalam proses dan progress penyediaan, perbaikan, dan pembangunan, sarana-prasarana infrastruktur olahraga Arung jeram, Pemkab Aceh Tenggara dan jajarannya telah melakukan sinergitas, koordinasi, dan supervisi (pengawasan). Seperti halnya Dinas Pariwisata, kepemudaan, dan olahraga, Dinas PUPR, Dinas Perkimtan, Dinas Pengelolaan Keuangan dan kekayaan daerah, dan Dinas Koperasi, UKM; Dinas Kominfo, dan Inspektorat, dan sebagainya.
Penulis Ramadan



Social Header