CERENTI, informasipublik.co.id. Sebagai upaya untuk mencegah terjadinya penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di wilayah binaannya, Babinsa Koramil 06/Cerenti Praka Fardan Nur Risky Sinaga Melaksanakan kegiatan pengecekan hewan ternak sapi milik warga di Desa Sikakak, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi. Kamis (12/9/24).
Penyakit mulut dan kuku (PMK) adalah penyakit infeksi virus yang bersifat akut dan sangat menular, Penyakit ini menyerang semua hewan berkuku belah/genap. Seperti sapi, kerbau, babi, kambing, domba termasuk juga hewan pembohong seperti gajah, rusa dan sebagainya. Virus dapat bertahan lama di lingkungan dan bertahan hidup di tulang, kelenjar, susu serta produk susu.
PMK disebut juga sebagai penyakit yang ditularkan melalui udara karena virus yang sangat kecil ini mampu menyebar dengan cepat dengan bantuan angin hingga ratusan kilometer. Penyakit mulut dan kuku tidak menular ke manusia (bukan penyakit zoonosis), sehingga daging dan susu aman untuk dikonsumsi. Daging dan susu sapi yang dikonsumsi harus dengan pengolahan yang sempurna. Pengolahan ini penting demi mematikan virus yang terdapat di dagingnya sehingga dapat masuk secara minimalis ke dalam tubuh manusia. Ini yang harus dipahami masyarakat bahwa tidak perlu takut mengkonsumsi daging dan susu, namun harus memperhatikan pengolahan daging dan susu dengan benar sehingga virus menjadi aktif.
Praka Fardan Nur Risky Sinaga menjelaskan, bahwa pada saat ini Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) tengah melanda seluruh penjuru wilayah. Terutama terhadap hewan ternak Sapi, untuk itu saya berharap kepada warga masyarakat yang memiliki hewan ternak sapi, agar selalu memperhatikan kebersihan hewan dan kandangnya.
Danramil 06/Cerenti Kapten Inf Obenni Sirait saat ditemui di tempat terpisah, berpesan kepada para peternak sapi, Agar senantiasa menjaga kesehatan hewan ternak apabila ada hewan ternak yang terlihat sakit Agar segera di pisahkan dari hewan ternak yang lain atau di karantina dulu, Dengan tujuan agar tidak menular ke hewan ternak yang lainnya, tuturnya.(Red)



Social Header