Kutacane – InformasiPublik.co.id isu dugaan penyelewengan Dana Desa (DD) kembali mencuat di Kabupaten Aceh Tenggara. Aktivis muda, Asri Yadi Tarigan, mendesak Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Aceh Tenggara, Lilik Setiawan SH MH, segera mengusut dugaan anggaran fiktif yang menyeret Kepala Desa Lawe Penangalan, Kecamatan Ketambe.
Asri mengungkapkan, hasil investigasi lapangan dan laporan masyarakat menunjukkan adanya indikasi kejanggalan dalam pengelolaan Dana Desa Tahun Anggaran 2024.
“Banyak kegiatan bermasalah. Mulai dari pelatihan kakao, ketahanan pangan, program kepemudaan, RPJM, posyandu, hingga pembangunan poskamling. Ada yang tidak disalurkan, dipotong, bahkan terindikasi fiktif. Termasuk pembelian semen untuk pembangunan jalan yang diduga dipotong,” ujar Asri, Rabu (23/9/2025).
Rincian Rancangan Anggaran Desa Lawe Penangalan 2024
Penyelenggaraan Posyandu (Makanan Tambahan, Kelas Ibu Hamil, Kelas Lansia, Insentif Kader Posyandu) → Rp 50.000.000
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Usaha Tani → Rp 60.155.200
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Usaha Tani → Rp 90.000.000
Data Penyaluran 2023 (Desa Lawe Penangalan)
Pelatihan Prudes Prioritas Cokelat/Kakao → Rp 58.250.000
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Prasarana Jalan Desa (gorong-gorong, selokan, box/slab culvert, drainase, prasarana jalan lain) → Rp 52.255.200
Keadaan Mendesak → Rp 64.800.000
Ketua LSM Tipikor, Jupri Yadi R, menegaskan bahwa data rancangan kegiatan tersebut akan segera didorong ke Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara untuk penyelidikan lebih lanjut.
“Banyak anggaran miliaran rupiah yang diduga bermasalah. Kami minta Kajari serius menindaklanjuti agar dugaan korupsi ini tidak dibiarkan,” ujarnya.
Asri juga memperingatkan, jika Kejari tidak segera bertindak, pihaknya siap melayangkan surat resmi dan menggelar aksi besar-besaran.
“Kejari jangan main-main. Kalau terbukti ada penyimpangan, kepala desa wajib diproses sesuai hukum. Uang rakyat tidak boleh dipermainkan,” pungkasnya.
Penulis: Ramadan
.jpg)


Social Header